Kamis, 24 September 2015

DAFTAR KELURAHAN/DESA KABUPATEN BONE SULAWESI SELATAN



Berikut ini adalah daftar nama-nama Kelurahan / Desa dan Kecamatan beserta nomor kode pos (postcode / zip code) pada Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Republik Indonesia.
Negara : Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Provinsi : Sulawesi Selatan (Sulsel)
Kota/Kabupaten : Bone

1. Kecamatan Ajangale
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Ajangale di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Allamungeng Patue (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Amessangeng (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Labissa (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Lebbae (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Leppangeng (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Manciri (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Opo (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Pacciro (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Pinceng Pute (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Pompanua (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Pompanua Riattang (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Salewangeng (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Telle (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Timurung (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Welado (Kodepos : 92755)
2. Kecamatan Amali
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Amali di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Ajang Laleng (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Amali Riattang (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Benteng Tellue (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Bila (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Laponrong (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Lili Riattang (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Mampotu (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Mattaro Purae (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Tacipong (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Tassipi (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Tocinnong (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Ulaweng Riaja (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Waempubbue (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Waemputtange (Kodepos : 92755)
- Kelurahan/Desa Wellulang (Kodepos : 92755)
3. Kecamatan Awangpone
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Awangpone di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Abbanuang (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Awo Lagading (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Bulumparee (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Cakke Bone (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Carebbu (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Cari Gading (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Cumpiga (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Jaling (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Kading (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Kajuara (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Lappo Ase (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Lettekko (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Maccope (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Mallari (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Mappalo Ulaweng (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Mappalo Ulaweng I (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Matuju (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Paccing (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Unra (Kodepos : 92776)
4. Kecamatan Barebbo
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Barebbo di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Kading (Kodepos : 90225)
- Kelurahan/Desa Apala (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Attobaja (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Bacu (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Barebbo (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Cempaniga (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Cingkang (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Cinnong (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Congko (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Corawalie (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Kajaolaliddong (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Kampuno (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Lampoko (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Parippung (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Samaelo (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Sugiale (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Talungeng (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Watu (Kodepos : 92771)
- Kelurahan/Desa Wollangi (Kodepos : 92771)
5. Kecamatan Bengo
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Bengo di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Bengo (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Bulu Allapporenge (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Liliriawang (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Mattaro Puli (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Mattiro Walie (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Samaenre (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Selli (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Tungke (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Walimpong (Kodepos : 92763)
6. Kecamatan Bontocani
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Bontocani di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Kahu (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Bana (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Bontojai (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Bulusirua (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Ere Cinnong (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Lamoncong (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Langi (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Mattiro Walie (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Pammusureng (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Pattuku (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Watangcani (Kodepos : 92768)
7. Kecamatan Cenrana
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cenrana di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Ajallasse (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Cakkeware (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Cenrana (Awang Cenrana) (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Labotto (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Laoni (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Latonro (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Lebbongnge (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Naga Uleng (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Pacubbe (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Pallae (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Pallime (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Panyiwi (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Pusungnge (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Ujung Tanah (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Watang Cenrana (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Watang Labotto (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Watang Ta (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Watu (Kodepos : 92754)
8. Kecamatan Cina
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Cina di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Abbumpungeng (Kodepos : 92772)
- Kelurahan/Desa Ajangpulu (Kodepos : 92772)
- Kelurahan/Desa Arasoe (Kodepos : 92772)
- Kelurahan/Desa Awo (Kodepos : 92772)
- Kelurahan/Desa Cinennung (Kodepos : 92772)
- Kelurahan/Desa Cinennung I (Kodepos : 92772)
- Kelurahan/Desa Kanco (Kodepos : 92772)
- Kelurahan/Desa Kawerang (Kodepos : 92772)
- Kelurahan/Desa Lompu (Kodepos : 92772)
- Kelurahan/Desa Padang Loang (Kodepos : 92772)
- Kelurahan/Desa Tanete (Kodepos : 92772)
- Kelurahan/Desa Tanete Harapan (Kodepos : 92772)
- Kelurahan/Desa Welenreng (Kodepos : 92772)
9. Kecamatan Dua Boccoe
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Dua Boccoe di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Cabbeng (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Kampoti (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Laccori (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Lallatang (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Matajang (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Melle (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Padacenga (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Pakkasalo (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Panyili (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Pattiro (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Praja Maju (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Sailong (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Sanrangeng (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Solo (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Tawaroe (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Tempe (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Tocina (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Turumame (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Ujung (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Uloe (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Unnyi (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Watang Padacenga (Padacengnga) (Kodepos : 92753)
- Kelurahan/Desa Watang Padacenga I (Kodepos : 92753)
10. Kecamatan Kahu
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kahu di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Biru (Kodepos : 92714)
- Kelurahan/Desa Cenrana (Kodepos : 92754)
- Kelurahan/Desa Palakka (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Arallae (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Balle (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Bonto Padang (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Cakkela (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Cammilo (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Carima (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Hulo (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Labuaja (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Lalepo (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Maggenrang (Manggenrang) (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Maggenrang I (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Matajang (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Mattoanging (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Nusa (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Palattae (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Pasaka (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Sanrego (Kodepos : 92767)
- Kelurahan/Desa Tompong Patu (Kodepos : 92767)
11. Kecamatan Kajuara
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kajuara di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Abbumpungeng (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Ancu (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Ancu I (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Angkue (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Awang Tangka (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Buareng (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Bulu Tanah (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Gona (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Kalero (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Lamakkaba (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Lappa Bosse (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Lemo (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Mallahae (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Mallahae I (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Massangkae (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Padaelo (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Polewali (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Pude (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Raja (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Tarasu (Kodepos : 92776)
- Kelurahan/Desa Waetuwo (Kodepos : 92776)
12. Kecamatan Lamuru
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Lamuru di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Barakkae (Kodepos : 92764)
- Kelurahan/Desa Barakkae I (Kodepos : 92764)
- Kelurahan/Desa Barugae (Kodepos : 92764)
- Kelurahan/Desa Lalebata (Kodepos : 92764)
- Kelurahan/Desa Mamminasae (Kodepos : 92764)
- Kelurahan/Desa Massenrenpulu (Kodepos : 92764)
- Kelurahan/Desa Mattampa Bulu (Kodepos : 92764)
- Kelurahan/Desa Mattampa Walie (Kodepos : 92764)
- Kelurahan/Desa Padaelo (Kodepos : 92764)
- Kelurahan/Desa Poleonro (Kodepos : 92764)
- Kelurahan/Desa Seberang (Kodepos : 92764)
- Kelurahan/Desa Sengeng Palie (Kodepos : 92764)
- Kelurahan/Desa Turucinnae (Kodepos : 92764)
13. Kecamatan Lappariaja
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Lappariaja di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Lili Riattang (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Mattampa Walie (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Patangkai (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Pattuku Limpoe (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Sengeng Palie (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Tenri Pakkua (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Tonronge (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Ujung Lamuru (Kodepos : 92763)
- Kelurahan/Desa Waekeccee (Kodepos : 92763)
14. Kecamatan Libureng
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Libureng di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Baringeng (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Binuang (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Bune (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Ceppaga (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Laburasseng (Laburasse) (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Mallinrung (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Mario (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Mattiro Bulu (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Mattiro Deceng (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Mattiro Walie (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Pitumpidange (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Poleonro (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Polewali (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Ponre-Ponre (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Ponre-Ponre I (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Suwa (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Swadaya (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Tanabatue (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Tappale (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Tompobulu (Kodepos : 92766)
- Kelurahan/Desa Wanuawaru (Kodepos : 92766)
15. Kecamatan Mare
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Mare di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Batu Gading (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Cege (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Data (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Kadai (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Karella (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Lakukang (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Lapasa (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Lappa Upang (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Lappa Upang I (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Mario (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Mattampa Walie (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Mattiro Walie (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Padaelo (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Pattiro (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Sumaling (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Tellongeng (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Tellu Boccoe (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Ujung Salangketo (Kodepos : 92773)
- Kelurahan/Desa Ujung Tanah (Kodepos : 92773)
16. Kecamatan Palakka
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Palakka di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Bainang (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Cinennung (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Lemoape (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Maduri (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Mattanete Bua (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Melle (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Mico (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Panyili (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Pasempe (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Passippo (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Siame (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Tanah Tenga (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Tirong (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Ureng (Kodepos : 92761)
- Kelurahan/Desa Usa (Kodepos : 92761)
17. Kecamatan Patimpeng
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Patimpeng di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Batulappa (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Bulu Ulaweng (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Latellang (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Maddanrengpulu (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Masago (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Massila (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Paccing (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Patimpeng (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Pationgi (Kodepos : 92768)
- Kelurahan/Desa Talabangi (Kodepos : 92768)
18. Kecamatan Ponre
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Ponre di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Bolli (Kodepos : 92765)
- Kelurahan/Desa Mappesangka (Kodepos : 92765)
- Kelurahan/Desa Mattampae (Kodepos : 92765)
- Kelurahan/Desa Pattimpa (Kodepos : 92765)
- Kelurahan/Desa Poleonro (Kodepos : 92765)
- Kelurahan/Desa Salampe (Kodepos : 92765)
- Kelurahan/Desa Salebba (Kodepos : 92765)
- Kelurahan/Desa Tellu Boccoe (Kodepos : 92765)
- Kelurahan/Desa Turu Adae (Kodepos : 92765)
19. Kecamatan Salomekko
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Salomekko di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Bellu (Kodepos : 92775)
- Kelurahan/Desa Gattareng (Kodepos : 92775)
- Kelurahan/Desa Malimongeng (Kodepos : 92775)
- Kelurahan/Desa Manera (Kodepos : 92775)
- Kelurahan/Desa Mappatoba (Kodepos : 92775)
- Kelurahan/Desa Mappatoba I (Kodepos : 92775)
- Kelurahan/Desa Pancaitana (Kodepos : 92775)
- Kelurahan/Desa Tebba (Kodepos : 92775)
- Kelurahan/Desa Ulu Balang (Kodepos : 92775)
20. Kecamatan Sibulue
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sibulue di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Ajang Pulu (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Balieng Toa (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Balieng Toa I (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Bulie (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Cinnong (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Kalibong (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Lette Tanah (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Mabbiring (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Malluse Tasi (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Manajeng (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Maroanging (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Massenrengpulu (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Pakkasalo (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Pasaka (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Pattiro Bajo (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Pattiro Riolo (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Pattiro Sompe (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Polewali (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Sumpang Minangae (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Tadang Palie (Kodepos : 92781)
- Kelurahan/Desa Tunreng Tellue (Kodepos : 92781)
21. Kecamatan Tanete Riattang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tanete Riattang di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Bukaka (Kodepos : 92711)
- Kelurahan/Desa Manurungnge (Kodepos : 92711)
- Kelurahan/Desa Masumpu (Kodepos : 92711)
- Kelurahan/Desa Walennae (Kodepos : 92711)
- Kelurahan/Desa Ta (Kodepos : 92712)
- Kelurahan/Desa Watampone (Kodepos : 92713)
- Kelurahan/Desa Biru (Kodepos : 92714)
- Kelurahan/Desa Pappolo (Kodepos : 92721)
22. Kecamatan Tanete Riattang Barat
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tanete Riattang Barat di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Mattiro Walie (Kodepos : 92731)
- Kelurahan/Desa Polewali (Kodepos : 92731)
- Kelurahan/Desa Watang Palakka (Kodepos : 92731)
- Kelurahan/Desa Jeppee (Kodepos : 92732)
- Kelurahan/Desa Macege (Kodepos : 92732)
- Kelurahan/Desa Macanang (Kodepos : 92733)
- Kelurahan/Desa Majang (Kodepos : 92734)
- Kelurahan/Desa Bulu Tempe (Kodepos : 92735)
23. Kecamatan Tanete Riattang Timur
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tanete Riattang Timur di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Cellu (Kodepos : 92715)
- Kelurahan/Desa Toro (Kodepos : 92715)
- Kelurahan/Desa Bajoe (Kodepos : 92716)
- Kelurahan/Desa Lonrae (Kodepos : 92716)
- Kelurahan/Desa Tibojong (Kodepos : 92716)
- Kelurahan/Desa Panyula (Kodepos : 92717)
- Kelurahan/Desa Waetuo (Kodepos : 92718)
- Kelurahan/Desa Pallette (Kodepos : 92719)
24. Kecamatan Tellu Limpoe
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tellu Limpoe di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Batu Putih (Kodepos : 91671)
- Kelurahan/Desa Bonto Masunggu (Kodepos : 91671)
- Kelurahan/Desa Gaya Baru (Kodepos : 91671)
- Kelurahan/Desa Lagori (Kodepos : 91671)
- Kelurahan/Desa Pallawa (Kodepos : 91671)
- Kelurahan/Desa Polewali (Kodepos : 91671)
- Kelurahan/Desa Sadar (Kodepos : 91671)
- Kelurahan/Desa Samaenre (Kodepos : 91671)
- Kelurahan/Desa Tapong (Kodepos : 91671)
- Kelurahan/Desa Tellangkere (Kodepos : 91671)
- Kelurahan/Desa Tondong (Kodepos : 91671)
25. Kecamatan Tellu Siattinge
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tellu Siattinge di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Ajjalireng (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Itterung (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Lamuru (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Lanca (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Lappae (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Lappae I (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Lea (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Mattoanging (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Otting (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Padaidi (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Palongki (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Patangnga (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Patangnga I (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Pongka (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Sijelling (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Tajong (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Tokaseng (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Ulo (Kodepos : 92752)
- Kelurahan/Desa Waji (Kodepos : 92752)
26. Kecamatan Tonra
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tonra di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Bacu (Kodepos : 92774)
- Kelurahan/Desa Biccoing (Kodepos : 92774)
- Kelurahan/Desa Bonepute (Kodepos : 92774)
- Kelurahan/Desa Bulu-Bulu (Kodepos : 92774)
- Kelurahan/Desa Gareccing (Kodepos : 92774)
- Kelurahan/Desa Libureng (Kodepos : 92774)
- Kelurahan/Desa Muara (Kodepos : 92774)
- Kelurahan/Desa Padatuo (Kodepos : 92774)
- Kelurahan/Desa Rappa (Kodepos : 92774)
- Kelurahan/Desa Samaenre (Kodepos : 92774)
- Kelurahan/Desa Ujunge (Kodepos : 92774)
27. Kecamatan Ulaweng
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Ulaweng di Kota/Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) :
- Kelurahan/Desa Cani Sirenreng (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Cinnong (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Galung (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Jompie (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Lamakkaraseng (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Lilina Ajangale (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Manurunge (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Manurunge I (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Mula Menree (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Pallawa Rukka (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Sappe Walie (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Tadang Palie (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Tea Malala (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Teamusu (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Timusu (Kodepos : 92762)
- Kelurahan/Desa Ulaweng Cinnong (Kodepos : 92762)


Selasa, 17 Maret 2015

ANAK SUKSES BERMULA DARI BANGUN PAGI (TIPS PARENTING)

1| Perbaikan kualitas generasi selayaknya dimulai dg kebiasaan bangun di pagi hari. Sebab generasi unggul bermula dari pagi yg masygul (sibuk)
2| Kebiasaan bangun pagi hendaklah dimulai dari usia dini. Peran Ayah amat dinanti. Ayah yg peduli tak abai dalam urusan bangun pagi buah hati
3| Jika anak terbiasa bangun siang. Maka keberkahan hidup melayang. Aktivitas ruhani menjadi jarang. Perilaku menjadi jalang
4| Mulailah dg malam yg berkualitas. Anak tidak terjaga di ambang batas. Harus buat peraturan tegas. Kapan terjaga dan kapan pulas.
5| Sehabis isya jangan ada aktivitas fisik berlebihan. Upayakan aktivitas yg
menenangkan. Membaca atau bercerita yg berkesan
6| Biasakan berbagi perasaan. Mulai dg cerita aktivitas harian. Evaluasi jika ada yg tidak berkenan. Sekaligus sarana pengajaran
7| Buat kesepakatan bangun jam berapa. Lantas anak mau dibangunkan bagaimana. Jadikan ini sebagai modal membangunkan di pagi harinya Tutuplah aktivitas malam dg dengarkan tilawah. Agar anak tidur membawa kalimat Allah
Pemberi Rahmah. Terekam dalam memorinya sepanjang hayah
9| Pagi pun datang. Jalankan kesepakatan yg dibuat sebelum tidur menjelang. Bangunkan anak penuh kasih sayang. Bangunkan dg
cara yg ia bilang
10| Jika anak menolak tuk beranjak, ingatkan akan kesepakatan semalam. Anak siap terima konsekuensi tanpa diancam. Batasi kesenangan yg ia idam
11| Bangunkan anak dg kalimat Ilahi. Agar paginya diberkahi. Jika perlu adzan di telinga kanan dan kiri. Bisikan dg lembut tembus
ke hati
12| Jika ia segera bangun, jangan lupa apresiasi. Hadiahi dg doa dan kecupan di pipi. Tak lupa bertanya tentang mimpi. Anak butuh transisi
13| Jika anak telah terjaga, siapkan aktivitas olah jiwa dan raga. Agar fisik anak bergerak tak kembali ke kasur yg menggoda. Mudah-mudahan jadi pola
14| Jalankan pola ini minimal 2 pekan. Agar lama-lama jadi kebiasaan. InsyaAllah anak
bangun pagi dg kesadaran. Sebab tubuhnya telah menyesuaikan
15| Jika ayah tak sempat membangunkan, karena harus segera ke kantor kejar setoran, mintalah ibu berganti peran. Agar anak tak merasa diabaikan
16| Jangan sampai anak tumbuh remaja, punya kebiasaan yg tidak mulia. Bangun pagi selalu tertunda. Sholat shubuh di waktu dhuha. Banyak melamun tak ada guna
17| Jika terlanjur anak bangun kesiangan. Buatlah rencana bersama pasangan. Konsisten dan tidak saling menyalahkan. Fokus kepada upaya perbaikan
18| Sebelum terlambat, segera bertindak cepat. Agar masa depan anak selamat. Fokuslah kepada perbaikan pola tidur yg sehat
19| Jika anak terbiasa bangun pagi sedari dini, itu ciri anak berprestasi. Tak mudah dipengaruhi berbagai pergaulan yg tidak islami
20| So, tunggu apalagi. Jangan cuma bisa marah dan mencaci. Segera bertindak untuk buah hati. Fokuslah kepada bangun pagi. Selamat beraksi
(Bendri).

Selasa, 11 November 2014

Pengakuan terhadap Susi Pudjiastuti

Seorang pakar manajemen sekelas Rhenald Kasali pun secara terus-terang mengakui keunggulan Susi itu. Rhenald yang lulusan luar negeri (Amerika Serikat) dengan gelar Phd manajemen, pendiri “Rumah Perubahan”,  sudah puluhan tahun terkenal seantero Nusantara bahkan sampai mancanegara, mengatakan di artikelnya di Kompas.com tentang Menteri Susi Pudjiastuti: “Khusus tentang Susi, saya bukanlah mentornya. Ia terlalu hebat. Ia justru sering saya undang memberi kuliah. Dia adalah ‘self driver’ sejati, …”  Dengan lapang dada, Rhenald mengaku, juga mendengar nasihat-nasihat Susi dalam cara mendidik mahasiswa-mahasiswanya di UI.
Di dalam artikelnya di Kompas.com itu Rhenald menulis penilaiannya tentang Susi Pudjiastuti, antara lain: “Dari Susi, kita bisa belajar bahwa kehidupan tak bisa hanya dibangun dari hal-hal kognitif semata yang hanya bisa didapat dari bangku sekolah. Kita memang membutuhkan matematika dan fisika untuk memecahkan rahasia alam. Kita juga butuh ilmu-ilmu baru yang basisnya adalah kognisi. Akan tetapi, tanpa kemampuan nonkognisi, semua sia-sia.
Ilmu nonkognisi itu belakangan naik kelas, menjadi metakognisi: faktor pembentuk yang paling penting di balik lahirnya ilmuwan-ilmuwan besar, wirausaha kelas dunia, dan praktisi-praktisi andal. Kemampuan bergerak, berinisiatif, self discipline, menahan diri, fokus, respek, berhubungan baik dengan orang lain, tahu membedakan kebenaran dengan pembenaran, mampu membuka dan mencari “pintu” adalah fondasi penting bagi pembaharuan, dan kehidupan yang  produktif.
Susi Pudjiastuti sendiri sedikit pun tidak merasa minder dengan latar belakang pendidikannya itu, dan tidak terpengaruh dengan olok-olokan itu. Dia bahkan dengan berani menantang para pakar kelautan yang meragukan kemampuannya itu.
“Kalau kesombongan mereka itu bisa dibuktikan, saya akan ajak kerja sama,” kata Susi dalam konferensi pers, di Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Rabu (28/10/2014).
Susi juga mengatakan akan lebih memilih menggandeng orang-orang lama di KKP, jika para pakar atau ahli kelautan yang mencibir latar belakang akademiknya itu tidak dapat membuktikan kepakaran mereka. “Kalau cuma koar-koar saja, saya kira di KKP ini banyak orang yang sudah bekerja, and they are very excellent!” (Kompas.com).
Waktu juga yang akan membuktikan siapakah yang benar dan berprestasi tinggi, Susi Pudjiastuti-kah, atau mereka yang sekarang ini mengolok-olok dan meremehkannya karena latar pendidikannya yang rendah itu.
Kepada mereka yang berpendidikan tinggi, yang merasa pakar di bidangnya, tetapi masih mengolok-olok pendidikan dan kemampuan Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Rhenald Kasali menulis di artikelnya itu:
“Ketiga orang itu mungkin tak sehebat Anda yang senang melihat kecerdasan orang dari pendekatan kognitif yang bermuara pada angka, teori, ijazah dan stereotyping. Tetapi saya harus mengatakan, studi-studi terbaru menemukan, ketidakmampuan meredam rasa tidak suka atau kecemburuan pada orang lain, kegemaran menyebarkan fitnah dan rasa benar sendiri, hanya akan menghasilkan kesombongan diri.
(

Selasa, 04 November 2014

ANWAR DAN SANG BURUNG KECIL

ANWAR DAN SANG BURUNG KECIL
Ketika Anwar sedang berjalan pulang dari sekolah, hujan mulai turun sangat lebat. Setelah makan malam, sebelum memulai pekerjaan rumahnya, dia bertanya kepada ibunya apakah dia boleh melihat hujan dulu sebentar. Ibu bilang bahwa Anwar boleh melihatnya sebentar saja. Anwar melihat ke jendela dan mulai memperhatikan hujan yang turun di luar. Ada orang berjalan di jalanan dengan memakai payung, dan yang tidak mempunyai payung merapatkan diri mereka ke bangunan. Tak lama kemudian, gumpalan hujan mulai terbentuk di mana-mana. Mobil yang lewat memuncratkan air ke sisi jalan dan orang berlarian dari pemberhentian agar tidak kebasahan. Anwar berpikir betapa menyenangkannya berada di dalam rumah dan dia harus lebih bersyukur kepada Allah Yang telah memberinya makanan dan rumah yang hangat untuk tinggal. Pada saat itu juga, seekor burung jelatik hinggap di bingkai jendela. Anwar berpikir bahwa burung malang itu pasti sedang mencari tempat berteduh dari hujan, dan dia segera membuka jendela.
“Hai, namaku Anwar,” katanya. “Kamu boleh masuk kalau kamu mau.”
“Terima kasih, Anwar,” kata sang burung kecil. “Aku ingin menunggu di dalam sampai hujan reda.”
“Kamu pasti kedinginan di luar sana,” Anwar ikut merasakan “Aku belum pernah melihat burung sedekat ini sebelumnya. Lihat betapa tipisnya kakimu! Bagaimana kakimu dapat menahan badanmu hingga tegak?”
“Kamu benar, Anwar,” sang jelatik setuju. “Kami burung memiliki kaki yang tipis dibanding tubuh kami. Namun, biarpun demikian, kaki-kaki tersebut mampu menahan tubuh kami dengan sangat mudah. Ada banyak otot, pembuluh darah dan syaraf didalamnya. Bila kaki kami lebih tipis atau lebih tebal lagi, akan sulit bagi kami untuk terbang.”
“Terbang pasti rasanya sangat menakjubkan,” pikir Anwar. “sayapmu terlalu tipis, juga, namun kalian masih dapat terbang dengannya. Jadi, bagaimana kamu dapat terbang sedemikian jauhnya tanpa merasa lelah?”
“Saat pertama kali kami terbang, kami menggunakan banyak sekali tenaga karena kami harus mendukung berat badan kami pada sayap kami yang tipis,” mulai sang jelatik. “Namun begitu kami di udara, kami menjadi santai dengan mebiarkan tubuh kami terbawa angin. Jadi, karena kami menghabiskan lebih sedikit tenaga dengan cara ini, kami tidak menjadi lelah. Saat angin berhenti bertiup, kami mulai mengepakkan sayap kami lagi. Karena kelebihan yang telah Allah ciptakan untuk kami, kami dapat terbang dalam jarak yang sangat jauh.”
Anwar kemudian bertanya, “Bagaimana kamu dapat melihat sekelilingmu saat sedang terbang?”
Sang jelatik menjelaskan: “Organ indera terbaik kami adalah mata kami. Selain memberikan kemampuan untuk terbang, Allah juga memberikan kami indera penglihatan yang sangat hebat. Jika kami tidak memiliki indera penglihatan bersamaan dengan kemampuan ajaib kami untuk bisa terbang, hal itu sangatlah berbahaya bagi kami. Kami dapat melihat benda yang sangat jauh dengan lebih jelas daripada manusia, dan kami memiliki jangkauan penglihatan yang luas. jadi begitu kami melihat bahaya di depan, kami dapat menyesuaikan arah dan kecepatan terbang kami. Kami tidak dapat memutar mata kami seperti manusia karena mata kami diletakkan pada pencengkramnya. namun kami dapat menggerakkan kepala kami berputar dengan cepat untuk memperluas wilayah penglihatan kami.”
Anwar mengerti: “Jadi, itulah mengapa burung selalu menggerakkan kepala mereka: untuk melihat ke sekeliling mereka. Apakah semua mata burung seperti itu?”
“Burung hantu dan burung-burung malam hari lainnya memiliki mata yang sangat lebar,” sang jelatik melanjutkan. “Berkat sel khusus dalam mata mereka, mereka dapat melihat dalam keremangan. Karenanya, burung hantu dapat melihat dengan sangat baik untuk berburu di malam hari. Ada juga jenis burung yang disebut burung air; Allah menciptakan mereka agar mereka dapt melihat dengan sangat baik di dalam air. Mereka mencelupkan kepala mereka ke dalam air dan menangkap serangga atau ikan. Allah menciptakan kemampuan ini dalam burung-burung ini agar mereka dapat melihat dengan jelas di dalam air dan menangkap mangsa mereka.”
“Tidak semua paruh burung sama, nampaknya. Mengapa demikian?” Anwar bertanya.
“Allah menciptakan berbagai jenis paruh yang berbeda untuk burung yang berbeda untuk melakukan pekerjaan yang berbeda,” demikian jawabannya. “Paruh kamu sesuai dengan sempurna terhadap lingkungan di mana kami tinggal. Ulat dan cacing sangat lezat bagi kami para burung pemangsa serangga. dengan paruh kami yang tipis dan tajam, kami dapat dengan mudah mengambil ulat dan cacing dari bawah daun pohon. Burung pemakan ikan biasanya memiliki paruh yang panjang dengan bentuk seperti sendok pada ujungnya untuk menangkap ikan dengan mudah. Dan burung yang makan dari tumbuhan memiliki paruh yang membuat mereka dapat makan dengan mudah dari jenis tumbuhan yang mereka sukai. Allah telah menyediakan dengan sempurna untuk setiap makhluk di Bumi dengan memberikannya kemampuan yang dia butuhkan.”
Anwar punya pertanyaan lain untuk sang jelatik: “Kamu tidak mempunyai telinga seperti yang aku punya, namun kamu masih dapat mendengarkan aku dengan sangat baik. Bagaimana bisa?”
“Indera pendengaran sangatlah penting bagi kami para burung. Kami menggunakannya untuk berburu dan saling memperingatkan akan adanya kemungkinan bahaya sehingga kami dapat melindungi diri kami. Sebagian burung memiliki gendang pendengaran yang membuat mereka mampu mendengar suara yang paling kecil. Pendengaran burung hantu sangat peka akan suara. Burung Hantu dapat mendengar tingkat suara yang tidak dapat didengar manusia,” sang jelatik memberitahukannya.
Anwar kemudian bertanya: “Kalian para burung berkicau dengan sangat merdu. Aku senang mendengarkan kalian. Untuk apa kalian menggunakan suara kalian?”
Sang burung mengangguk: “Sebagian dari kami memiliki kicauan yang berbeda untuk mengusir musuh kami. Terkadang kami membuat sarang kami di dalam lubang pada batang pohon, dan ketika musuh mencoba masuk, kami mendesis layaknya ular. Penyusup tersebut berpikir bahwa ada ular di dalam sarang itu, sehingga kami dapat melindungi sarang kami.”
“Apa lagi yang kalian lakukan untuk melindungi sarang kalian dari musuh?” Anwar ingin tahu.
“Kami membangun banyak sarang tipuan untuk menyesatkan musuh kami,” kata sang burung. “Dengan cara ini kami membuat para penyusup tersesat dan melindungi sarang dan telur kami yang telah kami sembunyikan di daerah tersebut. Untuk melindungi sarang kami dari ular berbisa, kami menutupi jalan masuk dan membuatnya sangat berliku-liku. Kewaspadaan lainnya adalah membangun sarang pada pohon yang cabangnya berduri.”
Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang diangkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman.
(QS. an-Nahl, 16:79)
“Bagaimanakah sebagian burung dapat berenang dalam air? dan mengapa tidak semua burung dapat berenang?” Anwar bertanya pada temannya.
Sang jelatik menjawab: “Allah telahmenciptakan sebagian dari kami dengan kemampuan untuk berenang. Dia telah memberikan mereka kaki berselaput jala agar mereka mampu berenang saat masuk ke dalam air. Sebagian lain dari kami memiliki jari tipis tanpa jala. jadi, selain burung air, burung tak dapat berenang.”
“Sama seperti sepatu renang!” Anwar berseru. “Saat aku berenang dengan memakai sepatu renang, aku dapat berenang dengan jauh lebih cepat.”
Ada beberapa burung yang telah memiliki sepatu renang ini sejak lahir,” kata sang burung.
Saat Anwar dan sang burung sedang berbincang-bincang, ibunya menyuruh Anwar untuk masuk ke kamarnya dan mengerjakan pekerjaan rumahnya. Pada saat bersamaan, hujan pun telah reda.
Anwar berkata pada temannya: “Sekarang aku harus masuk ke kamarku dan mengerjakan pekerjaan rumahku. Besok aku akan bercerita kepada teman-temanku tentang kemampuan istimewamu, dan bagaimana Allah telah menciptakan kamu dan makhluk lainnya melalui karya seni kreatif yang sedemikian sempurna.”
“Hujan telah reda, jadi aku dapat kembali ke sarangku,” jawab sang jelatik. “Terima kasih telah membawa aku masuk, Anwar. Saat kau menceritakan temanmu tentang kami, Bisakah kamu sampaikan juga kepada mereka untuk peduli kepada kami dan jangan melemparkan batu kepada kami atau kepada makhluk lainnya?”
“Ya, tentu saja aku akan menyampaikannya kepada mereka,” Anwar setuju. “Semoga Allah melindungimu.” Anwar membuka jendela dan sang burung segera terbang, melayang menembus udara. Anwar memikirkan kesempurnaan dalam ciptaan Allah dan duduk mengerjakan pekerjaan rumahnya


Hak Ibu lebih besar dari pada Hak Ayah

copas dari abu muadz

Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Di dalam surat Al-Ahqaf ayat 15 Allah Subhanahu wa Ta’alaa berfirman :
"Artinya : Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orang tuanya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo’a, "Ya Rabb-ku, tunjukkilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shalih yang Engkau ridlai, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri".
Ukuran terendah mengandung sampai melahirkan adalah 6 bulan (pada umumnya adalah 9 bulan 10 hari) di tambah 2 tahun menyusui anak jadi 30 bulan, sehingga tidak bertentangan dengan surat Lukman ayat 14. [Lihat Tafsir Ibnu Katsir]

Dalam ayat ini disebutkan bahwa ibu mengalami tiga macam kepayahan, yang pertama adalah hamil kemudian melahirkan dan selanjutnya menyusui. Karena itu kebaikan kepada ibu tiga kali lebih besar dari pada kepada bapak.
Dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah.
"Artinya : Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ’anhu ia berkata, "Datang seseorang kepada Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam dan berkata, ’Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali ?’ Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam menjawab, ’Ibumu!’ Orang tersebut kembali bertanya, ’Kemudian siapa lagi ?’ Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam menjawab, ’Ibumu!’ Ia bertanya lagi, ’Kemudian siapa lagi?’ Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam menjawab, ’Ibumu!’, Orang tersebut bertanya kembali, ’Kemudian siapa lagi, ’Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam menjawab, ’Bapakmu’ "[Hadits Riwayat Bukhari (AL-Ftah 10/401) No. 5971, Muslim 2548]
Imam Adz-Dzhabai dalam kitabnya Al-Kabair berkata :
"Ibumu telah mengandungmu di dalam perutnya selama sembilan bulan seolah-olah sembilan tahun. Dia bersusah payah ketika melahirkanmu yang hampir saja menghilangkan nyawanya. Dan dia telah menyusuimu dari teteknya, dan ia hilangkan rasa kantuknya karena menjagamu. Dan dia cuci kotoranmu dengan tangan kanannya, dia utamakan dirimu atas dirinya serta atas makanannya. Dia jadikan pangkuannya sebagai ayunan bagimu. Dia telah memberikannmu semua kebaikan dan apabila kamu sakit atau mengeluh tampak darinya kesusahan yang luar biasa dan panjang sekali kesedihannya dan dia keluarkan harta untuk membayar dokter yang mengobatimu dan seandainya dipilih antara hidupmu dan kematiannya, maka dia akan meminta supaya kamu hidup dengan suara yang paling keras.
Betapa banyak kebaikan ibu, sedangkan engkau balas dengan akhlak yang tidak baik. Dia selalu mendo’akanmu dengan taufiq, baik secara sembunyi maupun terang-terangan. Tatkala ibumu membutuhkanmu di saat di sudah tua renta, engkau jadikan dia sebagai barang yang tidak berharga disisimu. Engkau kenyang dalam keadaan dia lapar. Engkau puas dalam keadaan dia haus. Dan engkau menhdahulukan berbuat baik kepada istri dan anakmu dari pada ibumu. Dan engkau lupakan semua kebaikan yang pernah dia buat. Dan rasanya berat atasmu memeliharanya padahal adalah urusan yang mudah. Dan engkau kira ibumu ada di sisimu umurnya panjang padahal umurnya pendek. Engkau tinggalkan padahal dia tidak punya penolong selainmu.
Padahal Allah telah melarangmu berkata ’ah’ dan Allah telah mencelamu dengan celaan yang lembut. Dan engkau akan disiksa di dunia dengan durhakanya anak-anakmu kepadamu. Dan Allah akan membalas di akhirat dengan dijauhkan dari Allah Rabbul ’Aalamin. Dan Allah berfirman di dalam surat Al-Hajj ayat 10 :
"Artinya : (Akan dikatakan kepadanya), ’Yang demikian itu, adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tanganmu dahulu dan sesungguhnya Allah sekali-kali tidak pernah berbuat zhalim kepada hamba-hambaNya".
Demikianlah dijelaskan oleh Imam Adz-Dzahabi tentang besarnya jasa seorang ibu terhadap anak dan menjelaskan bahwa jasa orang tua kepada anak tidak bisa dihitung. Ketika Ibnu Umar menemui seseorang yang menggendong ibunya beliau mengatakan, "Itu belum bisa membalas". Kemudian juga beberapa riwayat[1] disebutkan bahwa seandainya kita ingin membalas jasa orang tua kita dengan harta atau dengan yang lain, masih juga belum bisa membalas. Bahkan dikatakan oleh Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam.
"Artinya : Kamu dan hartamu milik bapakmu" [Hadits Riwayat Ibnu Majah dari Jabir, Thabrani dari Samurah dan Ibnu Mas’ud, Lihat Irwa’ul Ghalil 838]


Pendidikan Karakter Dalam Rangka Implementasi Kurikulum 2013

A.   Latar Belakang
Dalam rangka menyikapi persaingan dan tantangan di era pasar bebas dunia termasuk didalamnya ASEAN, diperlukan SDM yang memiliki kompetensi, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu mengelola sumberdaya secara professional dan berkelanjutan, sumber daya manusia merupakan factor utama yang menentukan mampu tidaknya suatu bangsa tetap eksis, tangguh dan menjadi bangsa yang bermartabat tinggi di dunia internasioal.
Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan menyelenggaran pendidikan tinggi dan menengah, pendidikan tinggi terdiri dari Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, Politeknik Perikanan Sidoarjo, Politeknik Perikanan Bitung dan Politeknik Perikanan Sorong dan pendidikan menengah meliputi SUPM Negeri Ladong, SUPM Negeri Pariaman, SUPM Negeri Kota Agung, SUPM Negeri Pontianak, SUPM Negeri Tegal, SUPM Negeri Bone, SUPM Negeri Kupang, SUPM Negeri Waeheru dan SUPM Negeri Sorong, diharapkan mampu menciptakan SDM kelautan dan perikanan yang handal dan professional di bidangya agar dapat bersaing dalam memanfaatkan potensi perikanan di Negara ini. SDM ini diperankan oleh lulusan-lulusan dari pendidikan tinggi dan menengah tersebut diatas yang mengikuti pendidikan selamat 4 (empat) tahun di pendidikan tinggi dan 3 (tiga) tahun di pendidikan menengah. Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan sangat ditentukan oleh berbagai peran, diantaranya adalah Pendidik, Peserta Didik, Sarana Dan Prasaran Pendidikan, Serta Kelembagaan. Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan memiliki peran yang sangat besar dalam upaya meningkatkan kompetensi dan daya saing pendidik. Agar peran strategis dan besar tersebut dapat dijalankan dengan baik maka perlu dilakukan upaya peningkatan profesinalisme pendidik dalam hal ini. Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Bone yang merupakan salah satu dari sekian pendidikan menengah dibawah naungan Pusat Pendidikan dan Kelautan Perikanan memandang perlu meyediakan waktu dan tempat bagi para pendidik yang berada dalam institusinya untuk mengikuti pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dalam era globalisasi ini, seorang pendidik bukan hanya dituntut kompeten dibidang kajian ilmunya (mengajar, membimbing, menjadi teladan dan mengabdikan dirinya pada masyarakat) tapi dituntut juga untuk mampu berkomunikasi (verbal dan tulisan), mampu menguasai dan memanfaatkan teknologi Informasi dan komunikasi, memiliki jaringan (networking) yang luas, peka terhadap perubahan dan perkemangan yang terjadi diluar, bersikap outward looking dan lain-lain. Sebagai kebijakan pusat pendidikan Kelautan dan Perikanan, bahwa seorang pendidik harus bertindak sebagai konsultan (tenaga ahli), assessor (penilai), dan fasilitator (pelayan dalam kebutuhan sesuai keahlian yang diampunya).
Pendidik professional akan meningkatkan mutu pembelajaran dalam rangka mewujudkan SDM yang unggul dan bermartabat, yakni manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, terampil, mandiri, serta menjadi warga Negara yang demokratis dan bertanggung jawab

B.   Tema
Pendidik professional dan inovatif melahirkan insan pendidikan yang mulia, tangguh dan berkompeten

C.   Out Put
Hasil dari kegiatan adalah meningkatnya profesionalisme dan inovasi yang berkaitan Pembelajaran Pendidikan Karakter Dalam Rangka Implementasi Kurikulum 2013 terhadap pendidik di Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Bone Kementerian Kelautan dan Perikanan

D.   Dasar Pelaksanaan
Dasar dari pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis Pembelajaran Pendidikan Karakter Dalam Rangka Implementasi Kurikulum 2013 Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Bone Kementerian Kelautan dan Perikanan adalah Keputusan Kepala SUPM Negeri Bone Nomor: 074./SUPM-BN/DL.210/X/2014

E.   Jumlah Peserta
Kegiatan bimbingan teknis Pembelajaran Pendidikan Karakter Dalam Rangka Implementasi Kurikulum 2013 diikuti oleh pendidik di Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Bone Kementerian Kelautan dan Perikanan yang berjumlah 51 orang

F.    Sumber Dana
Kegiatan ini dibiayai oleh Bantuan  Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Bone Tahun Anggaran 2014

G.   Pelaksanaan Kegiatan
Waktu penyelenggaraan kegiatan bimbingan teknis Pembelajaran Pendidikan Karakter Dalam Rangka Implementasi Kurikulum 2013 Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Bone Kementerian Kelautan dan Perikanan adalah selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 10 Oktober  hingga 12 Oktober 2014. Bertempat di Hotel Novena Jl. Jenderal Achmad Yani No. 25 Watampone, 92712.
 
Pembukaan dilaksanakan pada Jumat, 10 Oktober 2014 dimulai pada pukul14.00 WITA yang diikuti oleh Pengawas  Sekolah Usaha Perikanan Menengah Bapak Agoes Irianto S.Pi mewakili Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan, Sekretaris Kepala Dinas Pendidikan Bapak Drs. Nursalam, M.Pd mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone, Kepala Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Bone Bapak Ir.Yip Regan, MP  serta seluruh peserta bimbingan teknis para pendidik dan tenaga kependidikan di Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Bone yang berjumlah 70 orang.
Pembukaan di lanjutkan dengan Materi Kebijakan Pengembangan dan Pembinaan SUPM yang di sampaikan oleh Pengawas  Sekolah Usaha Perikanan Menengah Bapak Agoes Irianto S.Pi mewakili Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
 
Sebagai materi yang pertama setelah pembukaan yakni materi Konsep Kurikulum 2013 yang dimulai pada pukul 14.50 berlangsung hingga pukul 18.00 di sampaikan oleh Ibu Dr. Andi Mulyati,A.M. MM yang merupakan widyaiswara dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar
Sebagai Materi  yang kedua adalah materi Pengembangan Karakter   yang juga di sampaikan oleh Ibu Dr. Andi Mulyati,A.M. MM di mulai pada pukul19.00 WITA dan berlangsung hingga 23.30 WITA
 
Materi yang ketiga yakni Profesionalisme Guru  di terima pada hari kedua yakni pada hari Sabtu, 11 Oktober 2014 disampaikan oleh Bapak Drs. Ahkam Zubair , M. Pd yang juga yang merupakan widyaiswara dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 17.45 WITA
 
Materi keempat dengan judul Implementasi Kurikulum 2013 disampaikan oleh Bapak Agoes Irianto, S.Pi  yang merupakan Pengawas SUPM dimulai pada pukul  19.00 hingga pukul 20.30 WITA
 Dilanjuktkan dengan materi kelima yang disampaikan oleh Kepala SUPM Negeri Bone Bapak Ir. Yip Regan, MP dengan judul materi  Perubahan Pola pikir/Psikologi pada pendidik dan peserta didik dimulai pada pukul 20.30 berlangsung hingga pukul 23.30 WITA.
 
Minggu, 12 Oktober 2014 di awali dengan materi keenam yakni Kepemimpinan Pembelajaran disampaikan oleh Bapak Drs. Ahkam Zubair , M. Pd berlangsung mulai pukul 08.00 hingga pukul 11.55 WITA
Materi terakhir atau materi ketujuh dimulai pukul 12.10 berlangsung hingga pukul 17.40 WITA  berjudul Kewirausahaan yang juga disampaikan oleh disampaikan oleh Bapak Drs. Ahkam Zubair , M. Pd
     
Penutupan oleh Kepala SUPM Negeri Bone berlangsung hingga pukul 18.00 WITA

H.   Organisasi penyelenggara
Penanggung jawab : Ir. Yip Regan, MP
Ketua                         : Drs. Tamrin, M. Si
Sekretaris                  : Muh. Soghirun, S. Pd
Anggota                     :
1.            Muhammad Syahrir, SP., M.Si
2.            Zainal Usman, S.P, M.Si
3.            Ariani, SE
4.            Asniar
5.            Agustiani


I.      Pembicara Khusus
1.            Kepala Pusat Pendidikan dan Kelautan KKP
2.            Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bone
3.            Kepala Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Bone
4.            Kepala LP4TK Kelautan Perikanan dan Komunikasi Informasi Sulsel

J.     Narasumber
1.            Dr. Andi Mulyati, AM, MM (LPMP Provinsi Sulawesi Selatan)
2.            Drs. Ahkam Zubair , M. Pd (LPMP Provinsi Sulawesi Selatan)
3.            Agoes Irianto, S.Pi (Pusdik KP)
4.            Ir. Yip Regan, MP (Kepala SUPM Negeri Bone)

K.   Moderator

1.         Muh.Syahrir, SP, M.Si
2.         Mustafa, SP, M.Si
3.         Supryady, A.Md, S.Pd, M.Si.
4.          Budiyati A.Pi, M.Si
5.          Zainal Usman S.P, M.Si